Adventures of Aladdin

 

Judul Film : Adventures of Aladdin

Jenis Film : Adventures, fantasy

Durasi Film : 1 jam 27 menit

Negara Asal : USA

Bahasa : Inggris

Sutradara : G. Allan Campbell

Penulis Naskah : Jammy Klein & Glenn Campbell

Produser : David Michael Latt

Produksi : Global Asylum Coorporation

       


Pemain : Adam Hollick, Lucya Hipteras, Daniel O'Reilly, Monroe Robertson, Naya Abou Mousa, Lord Kraven, 

Tahun Produksi : 2019

Film di awali dengan situasi dimana Sultan Kerajaan Baghdad yang sakit menitahkan bahwa Penerus Kerajaan akan jatuh kepada Putri Shahzadi yang akan menjadi Sultana sementara Magreb akan tetap menjadi Wazir (Penasehat Kerajaan), Magreb tidak bisa menerima hal ini, menurutnya ini adalah waktunya dia menjadi Sultan, tidak pernah ada Sultana sebelumnya, Magreb marah lalu menggunakan ilmu sihirnya untuk memanggil Jin, hanya saja sihirnya malah menghilangkan Lampu ajaib yang berisi jin.

Waktu berlalu dan Magreb yang telah dimaafkan Sultana Syahzadi tetap menjadi Wazir, sepeninggal Sultan Baghdad. Pada salah satu kesempatan Sultana dan Magreb sedang berjalan keluar istana, di sinilah mereka bertemu Aladdin yang sedang melakukan akrobat. Aladdin berhasil menangkap seorang pencuri lalu Sultana yang melihat, memberi Aladdin hadiah.

Sumber foto : Google

Setelah Sultana kembali ke kerajaannya, Wajir memanggil Aladdin dan menugaskannya untuk mengambil lampu ajaib yang ada didalam sebuah gua, dengan mengatakan bahwa itu perintah dari Sultana, Aladdin masuk ke dalam gua dan sudah harus kembali sebelum purnama habis atau pintu gua akan tertutup dan baru bisa dibuka lagi pada saat purnama berikutnya.

Aladdin menemukan lampu ajaib didalam gua, pada saat Aladdin keluar Magreb mengambil lampu dan mendorong Aladdin sehingga ia masuk ke dalam gua lagi, hanya saja lampunya juga terjatuh ke dalam gua juga bersama Aladdin.

Aladdin berhasil keluar dari gua bersama lampu ajaib dan bertemu teman-teman yang mencarinya. Lalu Aladdin membersihkan lampu dengan bajunya, tujuannya adalah menjual lampu tersebut. Tak disangka keluar asap dari lampu yang berubah menjadi jin, jin yang mengabulkan semua yang diinginkan Aladdin, dimulai dengan makanan, lalu Aladdin berharap memperoleh cinta dari Sultana Shahzadi. Untuk mewujudkannya, jin mengubah Aladdin menjadi seorang Pangeran dengan istananya.

Aladdin memgundang Sultana ke istananya, pada saat Sultana datang, jin memindahkan teman-temannya ke kamar, agar tidak terlihat. Aladdin dan Shazadi jalan-jalan di sekitar istana, wazir melihat teman Aladdin di jendela kamar, tahu lah ia kalau mereka adalah para pemain akrobat dan Aladdin salah satunya, Aladdin memiliki lampu ajaib yang memungkinkan segala hal terjadi.

Wazir Magreb menyihir Aladdin dan Sultana Shahzadi lalu mengambil lampu ajaib, kemudian dia memerintahkan jin untuk memindahkan istana dan semua barangnya sehingga dia bisa menjadi Sultan dan memerintah dari sana.

Aladdin dan teman-temannya kembali jatuh miskin dan bertekad untuk memperbaiki keadaan.

Setelah melewati berbagai rintangan Aladdin dan 1 temannya berhasil masuk ke istana dan bertemu Shahzadi, mereka tertangkap dan Aladdin harus bertempur melawan iguana Magreb yang diubah jin menjadi binatang buas yang mengeluarkan api. 

Singkat cerita Aladdin berhasil mengalahkan Tanin (iguana Magreb yang menjadi buas), menghancurkan lampu ajaib yang berarti membebaskan jin. 

Film ditutup dengan kembalinya Aladdin, Shahzadi dan Raveena (teman Aladdin yang masih hidup) serta jin ke istana Shahzadi.

Film ini berjalan sangat lambat, dialog-dialognya juga terasa terlalu biasa, kalau mengingat cerita Aladdin dari film animasi Disney, maka banyak hal yang terasa tidak sesuai di film ini, bahkan special effectnya pun dibuat seadanya, backgroundnya juga tidak menampilkan usaha yang maximal, music latar juga sedikit sekali, Awal menonton Saya masih ragu- ragu ternyata film ini memang bukan Aladdin produksinya Disney, bahkan putrinya pun namanya bukan Putri Jasmine seperti Aladdin di film Disney.

Film ini diangkat dari cerita yang sudah lama ada, sehingga seharusnya sangatlah mudah mendatangkan penonton dari kalangan berbagai usia, hanya saja pembuatannya yang terkesan seadanya, membuat film ini menjadi kurang menarik menurut saya.

Anda harus melihat sendiri film ini untuk memastikan apakah Saya benar, selamat menonton ^^.





Comments

  1. 1001 malam selalu tak lekang oleh waktu ya. sedaaap! 😉😘😊

    ReplyDelete
  2. Iya mbak, rasanya semua anak2 tau ceritanya ^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts