Modul Ajar Kurikulum Merdeka Pemangkasan Tanaman Perkebunan Kelas XI
MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA
PEMANGKASAN TANAMAN
PERKEBUNAN
MARLYA FAHMI, S.P.
INFORMASI UMUM
1. Identitas Modul
Jenjang/ Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Karang Baru
Mata pelajaran :
Agribisnis Tanaman Perkebunan
Judul Modul : Pemangkasan
Tanaman Perkebunan
Kelas : XI
Alokasi Waktu : 19 JP x 45 Menit
Pertemuan : 1 x 9 JP
2. Kompetensi Awal
Sebelum mempelajari
materi ini, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan dasar tentang tanaman
perkebunan yang memerlukan perlakuan khusus “Pemangkasan”.
3. Profil Pelajar Pancasila
Beriman, bertaqwa,
berakhlak mulia, Mandiri, Kreatif dan bergotong royong.
4. Sarana/Prasarana
a.
Sarana
Modul, ebook, portal online, alat- alat
pemangkasan (guntig pangkas, parang, gunting gergaji bergalah), laptop, LCD
projector. Jaringan wi fi, you tube.
b.
Prasarana
Lab kebun, ruang kelas, lahan perkebunan.
5. Target Peserta Didik
Kelas :
XI
Peserta didik :
Reguler
Jumlah Peserta didik : 21
6. Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran Problem Basic Learning
Metode pengelajaran observasi, diskusi dan kerja kelompok
7. Ketersedian Materi
Pemangkasan
tanaman dilakukan dengan tujuan:
1)
Untuk mengurangi beban tanaman sehingga keberadaan daun, ranting, dan buah yang
terlampau lebat dapat dikurangi serta tanaman dapat menghasilkan buah dengan
kualitas dan kuantitas lebih baik
2)
Dapat memperbaiki kondisi lingkungan tanaman seperti kelembaban, udara, cahaya,
sirkulasi angin, dan suhu sehingga aktifitas fotosintesis dapat berlangsung
dengan baik, normal, serta produksi oksigen dari tanaman semakin banyak
3) Memperbaiki kondisi tanaman sehingga sistem
pembuahan terangsang dan produksi pada tanaman semakin meningkat
4)
Mengontrol arah pertumbuhan tajuk tanaman, dan
5)
Untuk mendapatkan kerangka pohon yang kuat.
Jenis pemangkasan :
-
Pemangkasan bentuk
-
Pemangkasan produksi
-
Pemangkasan
pemeliharaan
-
Pemangkasan
Peremajaan
8. Kata Kunci
Pemangkasan, bentuk,
produksi, pemeliharan, peremajaan, arah pertumbuhan.
KOMPONEN INTI
1.
Tujuan Pembelajaran
|
Elemen |
Capaian
Pembelajaran |
|
Pemangkasan tanaman |
peserta didik mampu melakukan pemangkasan
tanaman meliputi berbagai teknik pemangkasan (bentuk, pemeliharaan, produksi
dan/atau peremajaan) untuk mengoptimalkan hasil baik secara kuantitatif
maupun kualitatif sesuai komoditas tanaman menggunakan metode konvensional
dan/atau alat modern. |
Selanjutnya bisa diisi dengan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai dengan menggunakan kata kerja operasional:
|
Kode TP |
Tujuan Pembelajaran Elemen Masing-Masing |
|
-
Peserta didik mampu menjelaskan tujuan pemangkasan
tanaman perkebunan |
|
|
PK 11.2 |
-
Peserta didik mampu
mengidentifikasi berbagai tekhnik pemangkasan tanaman perkebunan |
|
PK 11.3 |
-
Peserta didik mampu Memahami prinsip
pemangkasan |
|
PK 11.4 |
-
Peserta
didik mampu melakukan pemangkasan tanaman perkebunan |
2.
Asesmen
Asasmen boleh dilakukan dengan berbagai jenis asasmen
yang cocok pada kelas yang ingin diajarkan.
a.
Asesmen diagnostik
Dilakukan oleh guru dengan mengajukan pertanyaan
pada kondisi kelas dan materi terkait hal yang dibahas dalam materi.
1. Dapatkah kamu
menjelaskan tujuan dari pemangkasan tanaman perkebunan ?
2. Bagaimanakah teknik pemangkasan yang
umum digunakan dalam perkebunan?
3.
Bagaimana pemangkasan tanaman
perkebunan dapat membantu dalam memperbaiki struktur tanaman?
b.
Asesmen Sumatif
Adalah asasmen yang dilakukan untuk memastikan
ketercapaian seluruh tujuan pembelajaran. boleh dilakukan dalam bentuk soal
atau hanya hasil telaah dari tugas yang diberikan.
Judul
Proyek: Rancang Rencana Pemangkasan Tanaman Perkebunan
Instruksi: Kerjakan proyek berikut dengan membuat rencana
pemangkasan tanaman perkebunan berdasarkan panduan yang diberikan.
Panduan:
1.
Pilihlah salah satu tanaman perkebunan
yang ingin Anda fokuskan dalam proyek ini, seperti kelapa sawit, kopi, atau
teh.
2.
Buatlah laporan tulisan yang mencakup
hal-hal berikut:
a. Deskripsi singkat tentang tanaman perkebunan yang Anda
pilih, termasuk karakteristik, kebutuhan tumbuh, dan tujuan budidaya.
b. Jelaskan mengapa pemangkasan diperlukan dalam perawatan
tanaman perkebunan tersebut dan sebutkan tujuan pemangkasan.
c. Identifikasi dan jelaskan teknik-teknik pemangkasan yang
tepat untuk tanaman perkebunan tersebut. Sertakan ilustrasi atau gambar yang
memperjelas teknik-teknik tersebut.
d. Rancanglah rencana pemangkasan yang terperinci untuk
tanaman perkebunan tersebut. Termasuk informasi mengenai waktu pelaksanaan
pemangkasan, alat yang dibutuhkan, cabang-cabang yang harus dipangkas, dan
bagaimana membuang potongan yang telah dipangkas.
e. Diskusikan manfaat dan dampak yang diharapkan setelah
pemangkasan dilakukan.
f. Sertakan sumber referensi yang digunakan dalam laporan.
Penilaian akan berdasarkan:
1.
Kualitas dan kelengkapan laporan.
2.
Pemahaman tentang tanaman perkebunan
yang dipilih.
3.
Kemampuan untuk menjelaskan tujuan
pemangkasan dan teknik-teknik pemangkasan dengan jelas.
4.
Kreativitas dan efektivitas dalam
merancang rencana pemangkasan.
5.
Kemampuan menyusun laporan dengan
bahasa yang baik dan benar serta referensi yang valid.
Catatan: Pastikan untuk mematuhi tata bahasa dan mengikuti
petunjuk secara rinci. Serahkan laporan Anda sesuai dengan tenggat waktu yang
ditentukan.
Proyek ini akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk
mendalami pemahaman tentang pemangkasan tanaman perkebunan secara lebih
mendalam serta melatih keterampilan menulis dan presentasi. Semoga proyek ini
membantu dalam pembelajaran Anda. Selamat mengerjakan!
3.
Pemahaman Bermakna
Jelaskan tentang pemahaman yang ada dalam modul dan materi
yang disampaikan. Hal ini merujuk pada materi yang ditulis pada identitas
modul:
1.
Peningkatan produktivitas: Pemangkasan tanaman perkebunan dilakukan
untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Dengan menghapus
ranting atau bagian tanaman yang tidak produktif atau sakit, energi dan sumber
daya tanaman dapat diarahkan ke pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik
pada bagian yang tersisa, menghasilkan panen yang lebih baik.
2. Pengaturan bentuk dan ukuran
tanaman: Pemangkasan memungkinkan petani untuk mengatur bentuk dan ukuran
tanaman. Ini penting dalam mengoptimalkan penggunaan lahan dan memfasilitasi
aksesibilitas untuk perawatan lebih lanjut, seperti penyemprotan pestisida atau
pemanenan.
3. Peningkatan sirkulasi udara
dan sinar matahari: Pemangkasan yang tepat dapat membantu meningkatkan
sirkulasi udara dan pencahayaan di antara tanaman. Ini membantu mencegah
pertumbuhan jamur atau penyakit yang berkaitan dengan kelembaban yang tinggi,
dan juga memastikan bahwa semua bagian tanaman menerima jumlah sinar matahari
yang cukup untuk fotosintesis.
4. Perawatan kesehatan tanaman:
Pemangkasan juga berperan penting dalam perawatan kesehatan tanaman. Dengan
menghilangkan bagian tanaman yang terinfeksi penyakit atau serangga,
pemangkasan membantu mengendalikan penyebaran infeksi dan menjaga tanaman tetap
sehat secara keseluruhan.
5. Pemangkasan untuk pembentukan
bunga dan buah: Beberapa tanaman perkebunan memerlukan pemangkasan yang tepat
untuk mempromosikan pembentukan bunga dan buah yang optimal. Dengan menghapus
cabang yang tidak produktif atau bersaing, tanaman dapat mengalokasikan sumber
daya yang cukup untuk perkembangan bunga dan buah, meningkatkan hasil panen.
4.
Pertanyaan Pemantik
pertanyaan yang diajukan untuk memantik pengetahuan
tentang apa yang ingin dicapai pada pemahaman bermakna atau tujuan
pembelajaran.
Pertanyaan Pemantik :
1. Tunjukkan gambar
“alat – alat pemangkasan tanaman (cangkul, gunting, dll” lalu tanyakan apakah
peserta didik mengenal benda2 ini ?
2. Mengapa pemangkasan tanaman perkebunan penting dalam budidaya tanaman perkebunan ?
5.
Kegiatan Pembelajaran
Boleh dibuat dalam bentuk tabel sebagai berikut:
Langkah Pembelajaran
1
|
Pendahuluan 30
Menit |
|
|
1. |
Guru mengucapkan salam dan menanyakan kesiapan peserta didik untuk
belajar |
|
2. |
Guru memperkenalkan masalah: guru memperkenalkan masalah atau
situasi yang melibatkan pemangkasan tanaman perkebunan kepada peserta didk. Misalnya, dengan memberikan contoh tanaman
buah yang tidak menghasilkan buah dengan baik. Lalu Guru menjelaskan bahwa pemangkasan dapat
menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman. |
|
3. |
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran: Guru
menjelaskan tujuan dari pembelajaran ini adalah agar
mereka memahami pentingnya pemangkasan dalam perkebunan, mengenal
teknik-teknik pemangkasan yang umum digunakan, dan memahami manfaatnya dalam
meningkatkan hasil panen. |
|
Inti 120 Menit |
|
|
1. |
Guru membagi peserta didik menjadi
3 kelompok |
|
2. |
Guru menugaskan siswa untuk
melakukan penelitian mandiri tentang pemangkasan tanaman perkebunan. Setiap
kelompok melakukan penelitian mandiri dengan jenis tanaman yang berbeda
(kakao, kopi dan kelapa sawit) diferensiasi produk. Minta mereka mencari informasi
tentang jenis-jenis pemangkasan, teknik yang digunakan, kapan dan bagaimana
pemangkasan dilakukan, serta manfaat dan dampaknya terhadap tanaman. |
|
3. |
Diskusi kelompok: Guru
menugaskan peserta didik untuk berdiskusi tentang pengetahuan yang mereka peroleh
dari penelitian mandiri. Guru meminta peserta didik berbagi informasi, membandingkan
ide, dan merumuskan pemahaman mereka tentang pemangkasan tanaman perkebunan. Guru
memfasilitasi
diskusi dan memberikan
pertanyaan yang mendorong pemikiran kritis dan refleksi. |
|
4. |
Guru memberikan 3 kasus tanaman
yang berbeda (
diferensisasi produk)atau skenario terkait dengan pemangkasan tanaman perkebunan kepada
masing-masing kelompok. Guru meminta peserta didik menerapkan pengetahuan dan pemahaman
mereka untuk merencanakan dan menggambarkan langkah-langkah pemangkasan yang
tepat dalam situasi tersebut. |
|
5. |
Presentasi dan refleksi: Setiap
kelompok diminta untuk melakukan presentasi tentang solusi yang mereka
temukan dalam studi kasus. Peserta didik dapat menjelaskan alasan di balik
langkah-langkah yang mereka pilih dan bagaimana pemangkasan tersebut dapat
memberikan manfaat. Setelah presentasi, Guru memberikan waktu untuk refleksi dan
diskusi mengenai pendekatan yang diambil oleh setiap kelompok. |
|
|
|
|
Penutup 30 Menit |
|
|
|
|
|
1. |
Evaluasi: Guru member tugas evaluasi berupa
pertanyaan atau latihan yang menguji pemahaman peserta didik tentang materi pemangkasan
tanaman perkebunan. Dengan ini, Anda dapat mengevaluasi sejauh mana peserta
didik telah
memahami konsep dan penerapannya. |
|
2. |
Refleksi dan umpan balik: Guru
mengajak peserta didik untuk merefleksikan pembelajaran mereka dan membagikan umpan balik
mengenai kegiatan pembelajaran. Guru memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk menyampaikan pendapat, pertanyaan, atau saran
terkait pembelajaran pemangkasan tanaman perkebunan. |
|
3. |
Guru
menyampaikan materi untuk minggu depan Guru menutup pembelajaran dengan
mengucapkan salam |
|
4. |
Guru
memberikan tugas individu soal evaluasi dikumpulkan pada minggu depan |
|
5. |
Guru menutup
pembelajaran dengan mengucapkan salam |
6.
Penilaian
Pembelajaran (Asasmen akhir)
a. Tertulis
1.
Apa tujuan utama dari pemangkasan pada
tanaman kakao, kopi, dan kelapa sawit?
2.
Jelaskan tiga manfaat utama dari
pemangkasan tanaman kakao, kopi, dan kelapa sawit.
3.
Apa perbedaan antara pemangkasan
pembentukan dan pemangkasan pemeliharaan pada tanaman kakao, kopi, dan kelapa
sawit?
7.
Pengayaan
Pengayaan merupakan program pembelajaran
yang diberikan kepada peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketuntasan
Minimal atau KKM (75), diberikan segera setelah peserta didik diketahui telah
mencapai KKM berdasarkan hasil penilaian harian. biasanya hanya diberikan
sekali, tidak berulang kali sebagaimana pembelajaran remedial. Bisa dibuat
dalam bentuk tabel
|
Langkah-Langkah
Kegiatan |
Target Hasil |
|
|
1.
|
Diskusikanlah dengan teman kelompokmu,
risiko atau bahaya yang dapat terjadi jika pemangkasan
tanaman kakao, kopi, dan kelapa sawit dilakukan secara tidak benar. |
Ada kelompok dengan
nama masing-masing |
|
2. |
Presentasikan
hasilnya kepda kelompok lain |
Ada laporan |
8.
Remedial
Bagi peserta didik setelah
melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran yang belum memenuhi KKTP (75),
maka akan diberikan pembelajaran tambahan (Remidial Teaching).
1.
Jelakan tujuan pemangkasan tanaman perkebunan
2.
Jelaskan perbedaan antara pemangkasan
pembentukan dan pemangkasan pemeliharaan pada tanaman perkebunan.
Penjelasan :
a. Soal
yang diberikan berbeda dengan soal sebelumnya namun setara.
b. Nilai
akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes terakhir.
c. Peserta
didik yang sudah tuntas (=KBM) dipersilakan untuk ikut bagi yang berminat untuk memperbaiki nilai.
9.
Refleksi
a.
Refleksi Guru
Refleksi adalah kegiatan yang
dilakukan dalam proses belajar mengajar dalam
bentuk penilaian tertulis dan lisan oleh guru untuk peserta didik dan
mengekspresikan kesan konstruktif, pesan, harapan dan kritik terhadap
pembelajaran yang diterima, Guru dapat mengajukan pertanyaan kepada peserta
didik,dengan minta pendapat tentang cara mengajar, suasana
pembelajaran,pemahaman pembelajaran.ataupun meminta kritik dan saran kepada
peserta didik terhadap pembelajaran dan dirinya.hal ini dapat dilakukan
menjelang pembelajaran berakhir sehingga tidak menggangu pembelajaran
Refleksi
Guru:
1.
Apakah kegiatan membuka pelajaran yang
saya lakukan dapat mengarahkan dan mempersiapkan peserta didik mengikuti
pelajaran dengan baik?
……………………………………………………………………
2.
Bagaimana tanggapa peserta didik
terhadapt materi atau bahan ajar yang saya
sajikan sesuai yang diharapkan? (apakah materi terlalu tinggi,terlalu
rendah, atau sesuai dengan kemampuan awal peserta didik) ?
…………………………………………………………………
b. Refleksi siswa
Comments
Post a Comment